Mengapa Kita Tidak Ikut Jalan Kaki Porong-Jakarta?
oleh Rere
Christanto pada 18 Agustus 2012 pukul 19:01
25 Juli 2012 menjadi hari yang penuh kejutan bagi
sebagian besar korban lumpur Lapindo. Pada sebuah siaran langsung yang
dipancarkan dari media televisi milik keluarga Bakrie, mereka menghadirkan
seorang korban Lumpur Lapindo yang sejak lebih dari sebulan sebelumnya telah
menghiasi layar pemberitaan media dengan aksi jalan kakinya dari Sidoarjo
menuju Jakarta. Tapi alih-alih mengungkapkan bagaimana susahnya dia selama
lebih dari 6 tahun kehidupannya dihancurkan oleh lumpur panas, sebagaimana
diumbarnya ketika pertama kali meniatkan langkahnya berjalan menuju ibu kota,
Hari Suwandi sang korban lumpur menangis sesenggukan dan meminta maaf kepada
keluarga Bakrie atas ulahnya menista nama baik mereka. Tidak kurang lagi ia
menyatakan keyakinannya bahwa keluarga Bakrie akan sanggup menyelesaikan penggantian
kerugian yang sampai sekarang masih menjadi tanggungan yang belum juga
terselesaikan.


